Articles by "Istilah Ponsel"
Showing posts with label Istilah Ponsel. Show all posts
AMOLED merupakan kependekan dari Active Matrix Organic[1] Light Emitting Diode. AMOLED ini merupakan teknologi layar OLED (Organic Light Emitting Diode). OLED ialah perangkat padat yang terdiri dari film-film tipis. Film-film tersebut mengandung molekul organik yang dapat menghasilkan cahaya apabila dialiri listrik. OLED ini digunakan sebagai layar dalam suatu perangkat dengan tingkat ketajaman yang lebih tinggi serta konsumsi daya yang relatif rendah. AMOLED ini dikeluarkan oleh Samsung, salah satu perusahaan teknologi yang bermarkas di Korea Selatan (Seoul). Sebagai salah satu perusahaan teknologi yang terbesar di dunia, Samsung kembali meluncurkan inovasi yaitu layar sentuh berbasis teknologi AMOLED yang menjadi layar sentuh AMOLED pertama. AMOLED merupakan bentuk perkembangan dari teknologi layar sebelumnya, yang dikenal dengan nama Thin Film Transistor (TFT). Teknologi ini merupakan hasil perpaduan antara teknologi OLED dan active matrix TFT LCD konvensional. AMOLED merupakan bentuk pengembangan dari layar OLED pasif biasa, yang dapat mengubah setiap piksel dengan efisien dan secara langsung. Teknologi AMOLED tersebut memiliki fungsi sentuh (touchscreen) secara langsung, bukan melalui lapisan kedua di atas layarnya. Metode baru tersebut dilakukan melalui penambahan sensor pada sel organik dari LED. Sentuh antar muka ini mampu menambah ketebalan layar mencapai seperseribu millimeter, sehingga tidak akan mengurangi ketajaman atau meredupkan gambar, sebagaimana apabila dipasang dalam dua panel.

Kelebihan AMOLED
Layar AMOLED ini memiliki tingkat kecerahan (brightness) tinggi dalam tampilannya. Teknologi AMOLED mengemas fitur penyetelan RGB, yang dapat membuat warna foto ataupun video lebih stabil, sehingga tampilannya lebih cerah dan tajam. Teknologi ini memiliki tingkat konsumsi energi yang rendah atau hemat daya, sehingga konsumsi listriknya minimal serta baterai dapat bertahan dalam waktu yang lama. Teknologi ini mampu menghemat daya 40 persen lebih dibanding yang lainnya. Tingkat ketipisan dari layar ini mencapai 0,001 mm. Selain itu layar ini bahkan diklaim mampu menghasilkan tingkat kehitaman yang lebih dibandingkan yang lain, walaupun dilihat dari bawah terik matahari secara langsung, tampilan layar masih tampak terang dan jelas, serta warnanya pun tetap cerah. Layar AMOLED ini juga tidak membutuhkan cahaya latar yang memiliki kemampuan untuk mengatur seberapa besar piksel, dengan konsumsi daya yang lebih rendah, walaupun dalam ukuran yang besar. Selain itu, layar ini juga memiliki rasio kontras lebih dalam daripada kebanyakan LCD lainnya. Keunikan lain dari layar bentuk AMOLED adalah layar ini mampu menyesuaikan tingkat kecerahan pada layar secara otomatis. AMOLED ini membuat waktu respons lebih cepat ketika ponsel berubah posisi on dan off. Ketipisan dan kefleksibelan dari bahan yang digunakan dalam layar ini membuat pabrik-pabrik teknologi dapat membuat layar dalam ukuran yang bervariasi, dari ukuran raksasa sampai yang kecil sekalipun. Misalnya, layar TV Plasma yang ukurannya mencapai 150 inchi sampai ukuran yang paling kecil pada handphone. Selain itu satu kelebihan lain dari teknologi ini jika dibandingkan dengan teknologi LCD adalah kalau pada teknologi AMOLED ini, untuk dapat dilihat oleh mata manusia tidak memerlukan sinar backlight tambahan lagi.

Kelemahan AMOLED
Namun ada beberapa kelemahan dari layar ini, yaitu pembuatan layar ini masih tergolong cukup rumit. Selain itu karena teknologi ini masih baru, maka harga perangkat yang menggunakan teknologi ini juga relatif mahal. Meskipun layar AMOLED ini menawarkan berbagai kecanggihan yang menggiurkan, namun bukanlah hal yang mudah bagi para vendor untuk mengadopsi AMOLED ini, karena AMOLED tersebut mempunyai komponen harga lebih mahal daripada komponen pada layar sebelumnya. Hal tersebut, tentunya membuat para vendor untuk berpikir ulang. Itulah alasannya mengapa beberapa teknologi, seperti smartphone yang berbentuk tablet relatif jarang dibekali layar AMOLED dan masih bertahan dengan layar TFT, tujuannya adalah untuk menekan harga jual untuk konsumen. Namun, beberapa vendor yang mampu memproduksi teknologi layar AMOLED sendiri lebih mudah mengaplikasikan layar ini, seperti Samsung dan LG.

BAGIAN-BAGIAN
Dalam AMOLED ini terdiri dari empat lapisan yang terdiri dari anode layer (lapisan kutub positif), middle organic layer (lapisan organik tengah), cathode layer (lapisan kutub negatif) serta lapisan bawah yang berisi untaian (circuitry). Berikut penjelasan dari beberapa lapisan tersebut :
"Lapisan anode : lapisan ini berfungsi menciptakan lubang elektron untuk membuang elektron pada saat dialiri listrik."
"Lapisan organik tengah :lapisan ini terbuat dari polymer atau molekul organik. Pada OLED yang didesain dua lapisan ini memiliki dua bagian, yaitu lapisan penyalur dan lapisan pemancar. Lapisan penyalur ini terbuat dari polyaniline, molekul plastik organik yang berfungsi mengirimkan lubang elektron yang berasal dari lapisan anode. Sedangkan lapisan pemancar berfungsi mengirimkan elektron dari lapisan katode. Pada lapisan inilah cahaya pada layar OLED dihasilkan atau bersumber. Lapisan pemancar terbuat dari polyfluorence yang merupakan molekul plastik organik jenis lain."
"Lapisan katode : lapisan ini dapat bersifat tidak transparan atau bersifat transparan tergantung dari jenis OLED. Lapisan ini berfungsi untuk menyuntikkan elektron apabila dialiri listrik."
"Lapisan bawah : lapisan bawah ini juga disebut lapisan substrate. Lapisan ini berfungsi sebagai alas bagi layar OLED. Bahan dari lapisan ini ialah plastik, kertas foil, gelas."
Sebuah istilah yang mengacu pada jumlah piksel pada layar atau di sensor kamera (khususnya dalam gambar digital). Resolusi yang lebih tinggi berarti lebih banyak piksel dan lebih piksel memberikan kemampuan untuk menampilkan informasi yang lebih visual (yang mengakibatkan lebih jelas dan lebih detail).

Resolusi tidak mengacu pada ukuran fisik layar, sensor kamera atau gambar. Sebagai contoh, dua layar dengan resolusi yang sama dapat memiliki dimensi fisik yang berbeda.

Display Resolution Diagram
wikipedia

Sertifikasi MIL-STD-810G merupakan standar sertifikasi yang digunakan oleh militer AS dan banyak digunakan oleh dunia internasional. Sertifikasi MIL-STD 810G mencakup berbagai tes yang digunakan untuk mengukur keandalan peralatan.

Berikut adalah tes yang dilakukan :

Suhu Tinggi : MIL-STD 810G Metode 501,5
Prosedur uji untuk menentukan kinerja komputer beroperasi dalam kondisi suhu yang tinggi.

Suhu Rendah : MIL-STD 810G Metode 502,5
Tes ini menentukan kinerja komputer selama dalam kondisi suhu yang rendah.

Perubahan Suhu Tiba-Tiba : MIL-STD 810G Metode 503,5
Tes ini menentukan apakah Peralatan/item dapat menahan perubahan mendadak dalam suhu atmosfer sekitarnya tanpa mengalami kerusakan fisik atau penurunan kinerja.

Hujan : MIL-STD 810G Metode 506,5
Tes ini dilakukan untuk menentukan ketahanan terhadap hujan dan angin yang timbul karena hujan hujan.

Drop : MIL-STD 810G Metode 516.6
Tes ini dilakukan untuk memastikan peralatan dapat menahan guncangan atau getaran transient.

Accelerometer adalah komponen elektronik yang terdapat dalam perangkat yang berfungsi mengukur kemiringan dan gerak. Hal ini juga mampu mendeteksi rotasi dan gerak gerakan seperti berayun atau bergetar.

Yang paling umum digunakan untuk itu adalah untuk mengaktifkan rotasi layar otomatis pada perangkat polsel ketika pengguna mengubah ponsel mereka dari posisi tegak ke tumbang atau sebaliknya.

Aplikasi lain yang modern untuk accelerometer ini adalah untuk mengontrol perangkat pemutar musik mobile dengan gerakan (Kontrol Goyang dari Sony Ericsson atau Samsung Motion Play Technologies).

Accelerometers juga digunakan untuk memperkaya kontrol game (menavigasi dengan memiringkan perangkat bukannya dengan menekan tombol).

Fitur lain ponsel populer berdasarkan accelerometer adalah turn-to-mute. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menonaktifkan panggilan masuk, membungkam alarm atau menghentikan sementara pemutar musik mobile hanya dengan menelungkupkan ponsel.

Advanced Audio Coding (AAC) merupakan standar format berkas audio terkompresi. AAC umumnya memiliki kualitas suara yang lebih baik dibandingkan dengan format populer MP3 dalam bitrate yang sama khususnya pada bitrate di bawah 100 kbit/s. AAC merupakan format yang umum digunakan ketika melakukan kompresi CD audio pada Apple iPod dan iTunes (eksensi .m4a). Format ini merupakan bagian standar Motion Picture Experts Group (MPEG). Sample rate yang ditawarkan sampai 96 KHz atau dua kali MP3 yang hanya 44 KHz.

A2DP (Advanced Audio Distribution Profile) adalah salah satu teknologi dari Fungsi Bluetooth. Teknologi ini memungkinkan penyeluruh data audio high quality (stereo atau mono) melalui koneksi Bluetooth. A2DP didesain untuk menghantarkan sreaming audio dengan kualitas stereo atau 2 channel dari sebuah MP3 Player atau perangkat lainnya ke sebuah headset.

Teknologi A2DP ini mendukung streaming audio dengan format MPEG-1, MPEG-2, MPEG-4, AAC dan ATRAC serta beberapa format audio lainnya. Saat ini A2DP menjadi salah satu teknologi yang paling banyak digunakan ponsel.

Assisted GPS (A-GPS) digunakan untuk mempercepat waktu start-up dari sistem penentuan posisi berbasis GPS. GPS mungkin memiliki masalah mendapatkan kunci ketika sinyal lemah dan dalam kasus seperti ini A-GPS akan membantu dalam mendapatkan kunci posisi. Bagaimanapun, ketepatan posisi tetap menggunakan Server Bantuan, sehingga diperlukan koneksi data untuk transfer data.

Assisted-Global Positioning System (A-GPS) merupakan penyempurnaan dari GPS sebagai satelit penentu posisi di belahan bumi. Satelit GPS yang dimiliki bumi ada 24 satelit dalam enam orbit, setiap orbit ditempati oleh 4 buah satelit dengan interval antara yang tidak sama. Satelit ini ketinggian rata-rata dari permukaan bumi sekitar 20.200 km.

Metode Advanced Positioning yang terdapat pada A-GPS merupakan metode penentuan posisi yang paling tinggi akurasinya dibandingkan metode deteksi posisi lainnya seperti misalnya Time Difference Of Arrival (TDOA), maupun Enhanced Observed Time Difference (E-OTD) sehingga A-GPS jauh lebih efisien dan efektif dalam mengakses informasi dari satelit karena tidak perlu mencari data satu persatu dari ke-24 satelit yang ada, namun A-GPS telah mengetahui sasaran (satelit) mana yang dibutuhkan atau dituju.
802.11 adalah sebuah standart yang digunakan dalam jaringan Wireless / jaringan Nirkabel dan di implementasikan di seluruh peralatan Wireless yang ada. 802.11 dikeluarkan oleh IEEE sebagai standart komunikasi untuk bertukar data di udara / nirkabel.

Untuk berkomunikasi di udara / wireless / tanpa kabel, standart 802.11 menyatakan bahwa operasinya adalah Half Duplex, menggunakan frequensi yang sama untuk mengirim dan menerima data dalam sebuah WLAN. Tidak diperlukan licensi untuk menggunakan standart 802.11, namun harus mengikuti ketentuan yang telah di buat oleh FCC. IEEE mendefinisikan standart agar sesuai dengan peraturan FCC. FCC tidak hanya mengatur Frekuensi yang dapat di gunakan tanpa licensi tetapi juga level power dimana WLAN dapat beroperasi, teknologi transmisi yang dapat digunakan, dan lokasi dimana peralatan WLAN tertentu dapat di implementasikan.


Kartu SIM menyimpan informasi yang berkaitan dengan jaringan yang digunakan untuk otentifikasi (authentication) dan identifikasi pengguna.

Data yang paling penting yang disimpan kedalam SIM antara lain adalah
1. Nomer identitas kartu (ICCID, Integrated Circuit Card ID)
2. Nomer pengguna internasional (IMSI, International Mobile Subscriber Identity)
3. Kunci authentikasi (Ki, Authentication Key),
4. Kode area (LAI, Local Area Identity),
5. Nomor panggilan darurat operator.
6. Nomor layanan pusat untuk SMS (SMSC, Short Message Service Center)
7. Nama penyedia layanan (SPN, Service Provider Name) dsb

SIM Card tebagi dalam beberapa type, antara lain :

1. Full/Standard (1FF - First Form Factor) 85,60 x 53,98 x 0,76 mm
SIM Card ini muncul pertama kali muncul adalah ukuran penuh atau 1FF (1st form factor), ukuran sebesar kartu kredit berukuran 85,60 mm x 53,98 mm x 0,76 mm yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1991

2. Mini-SIM (2FF - Second Form Factor) 25,00 x 15,00 x 0,76 mm
SIM Card generasi kedua adalah kartu telepon selular biasa yang secara luas digunakan, mempunyai ukuran paling besar pada saat ini. Mempunyai ukuran 25,00 mm x 15,00 mm x 0,76 mm yang pertama kali diperkenalkan pada tahun sekitar tahun 1996

3. Micro-SIM (3FF - Third Form Factor) 15,00 x 12,00 x 0,76 mm
SIM Card generasi ketiga ini berukuran lebih kecil dari 2FF/Mini-SIM, yang mempunyai ukuran 15,00 mm x 12,00 mm x 0,76 mm yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2003

4. Nano-SIM (4FF - Fourth Form Factor) 12,30 × 8,80 × 0,67 mm
Pada tanggal 11 Oktober 2012, penyedia layanan mobile diseluruh dunia mulai menjual Nano-SIM / 4FF (4th form factor). SIM ini berukuran 12,30mm × 8,80mm × 0,67 mm. Kartu ini dianggap lebih simple dari kartu SIM pendahulunya.
Bagi anda yang memiliki ponsel yang menggunakan kartu Nano-SIM ini, saran kami anda jangan menggunakan kartu sim yang ukurannya diperkecil atau dipotong. Sebaiknya anda minta ganti kartu anda ke ukuran Nano-SIM ke Provider kartu yang anda gunakan. Karena pengalaman kami kartu yang dipotong secara manual membuat ponsel anda kesulitan untuk mencari sinyal.

5. Embedded-SIM (Kartu Inject) 6.00 x 5.00mm
SIM ini ukurannya paling kecil sekitar 6.00mm x 5.00mm dan sangat tipis. Penggunaan SIM ini langsung ditanamkan ke ponsel dengan cara disolder langsung kepapan sirkuit ponsel tersebut. Dengan demikian, tidak sembarang orang mampu melakukan proses ini dan umumnya juga harus dilakukan secara legal untuk memberikan hasil yang optimal. Meski sebelumnya, sebuah nomor telepon seolah melekat pada kartu, dengan sistem inject, nomor yang ada di kartu tersebut akan berpindah ke gadget dimana nomor itu di-inject.

Detail dan perbedaan dari beberapa SIM yang sudah dibahas diatas.


SIM card yang sudah dipisahkan.


Bentuk dari Embedded-SIM / SIM yang ditanamkan



Processor pada android menggunakan SoC, apakah SoC tersebut?
Sebuah SoC, atau sistem-on-a-chip, mengintegrasikan hampir semua komponen ke dalam sebuah chip silikon tunggal.


Seiring dengan CPU, sebuah SoC biasanya berisi GPU (prosesor grafis), memori, USB controller, sirkuit manajemen daya, dan radio nirkabel (WiFi, 3G, 4G LTE, dan sebagainya). Sedangkan CPU tidak dapat berfungsi tanpa puluhan chip lain, itu mungkin untuk membangun smartphone hanya dengan SoC tunggal.

Perbedaan CPU dan SoC
Keuntungan dari SoC adalah ukurannya selain itu SoC mengandung lebih banyak fungsionalitas. Jika anda menggunakan CPU, akan sangat sulit jika anda menggunakan CPU dan beberapa chip pendukung lain pada smartphone yang ukurannya relative kecil, kita dapat menempatkan komputer lengkap di smartphone dan tablet , dan masih memiliki banyak ruang untuk baterai jika menggunakan SoC.

Karena tingkat integrasi yang sangat tinggi, SoC juga menggunakan daya yang lebih sedikit, selain itu jika anda menggunakan CPU, maka anda memerlukan sejumlah chip fisik berarti bahwa itu jauh lebih murah untuk membangun sebuah smartphone dengan menggunakan SoC dibanding CPU.

4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada standar generasi keempat dari teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G dan 2G. Sistem 4G menyediakan jaringan pita lebar ultra untuk berbagai perlengkapan elektronik, contohnya telpon pintar dan laptop menggunakan modem usb.

Terdapat dua kandidat standar untuk 4G yang dikomersilkan di dunia yaitu standar WiMAx (Korea Selatan sejak 2006) dan standar Long Term Evolution (LTE) (Swedia sejak 2009).

Di Indonesia, WiMAX pertama kali diluncurkan oleh PT. FirstMedia dengan merek dagang Sitra WiMAX sejak juni 2010. Kemudian teknologi LTE pertama kali diluncurkan oleh PT. Internux dengan merek dagang Bolt Super 4G LTE sejak 14 November 2013.

3G (dari bahasa Inggris: third-generation technology) merupakan sebuah standar yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) yang diadopsi dari IMT-2000 untuk diaplikasikan pada jaringan telepon selular. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel versi ke-tiga. Melalui 3G, pengguna telepon selular dapat memiliki akses cepat ke internet dengan bandwidth sampai 384 kilobit setiap detik ketika alat tersebut berada pada kondisi diam atau bergerak secepat pejalan kaki. Akses yang cepat ini merupakan andalan dari 3G yang tentunya mampu memberikan fasilitas yang beragam pada pengguna seperti menonton video secara langsung dari internet atau berbicara dengan orang lain menggunakan video. 3G mengalahkan semua pendahulunya, baik GSM maupun GPRS. Beberapa perusahaan seluler dunia akan menjadikan 3G sebagai standar baru jaringan nirkabel yang beredar di pasaran ataupun negara berkembang.

2G (atau 2-G) adalah singkatan dari teknologi generasi kedua telepon seluler. Teknologi seluler ini hadir menggantikan teknologi seluler pertama, 1G yang menggunakan sistem analog seperti AMPS (Advanced Mobile Phone System). 2G merupakan jaringan telekomunikasi selular yang diluncurkan secara komersial pada jaringan GSM standar di Finlandia oleh Radiolinja (sekarang bagian dari Elisa) pada tahun 1991. Berbeda dengan 1G, 2G menggunakan sistem digital. Selain melayani komunikasi suara, 2G juga dapat melayani komunikasi teks, yakni SMS.

Teknologi 2G
Time Division Multiple Access (TDMA)
Cara kerja teknologi ini adalah dengan membagi alokasi frekuensi radio berdasarkan satuan waktu. Teknologi TDMA dapat melayani tiga sesi peneleponan sekaligus dengan melakukan pengulangan pada irisan-irisan satuan waktu dalam satu channel radio. Jadi, sebuah channel frekuensi dapat melayani tiga sesi peneleponan pada jeda waktu yang berbeda, tetapi tetap berpola dan berkesinambungan. Dengan merangkaikan seluruh bagian waktu tersebut, maka akan terbentuk sebuah sesi komunikasi.

Personal Digital Cellular (PDC)
PDC memiliki cara kerja yang relatif sama dengan TDMA. Perbedaannya adalah area implementasinya. TDMA lebih banyak digunakan di Amerika Serikat, sedangkan PDC banyak diimplementasikan di Jepang

iDEN
iDEN merupakan teknologi yang hanya digunakan di perangkat dengan merk tertentu (proprietary technology FBR). Teknologi ini merupakan milik perusahaan teknologi komunikasi terbesar di Amerika, Motorola, yang kemudian dipopulerkan oleh perusahaan Nextel. iDEN berbasis teknologi TDMA dengan arsitektur GSM yang bekerja pada frekuensi 800 MHz. Umumnya digunakan untuk aplikasi Private Mobile Radio (PMR) dan “Push-to-Talk”.

Digital European Cordless Telephone (DECT)
DECT yang berbasiskan teknologi TDMA difokuskan untuk keperluan bisnis dengan skala enterprise, bukan skala service provider yang melayani pengguna dalam jumlah yang sangat banyak. Contoh dari aplikasi teknologi ini adalah wireless PBX, dan interkom antar telepon wireless. Ukuran sell radio yang tidak terlalu besar menyebabkan teknologi ini hanya digunakan dalam rentang yang terbatas. Meskipun demikian, teknologi DECT mengalokasikan bandwidth frekuensi yang lebar, yaitu sekitar 32 Kbps per channel. Pengalokasian bandwidth frekuensi yang lebar ini menghasilkan kualitas suara atau data yang lebih baik dalam format standar ISDN.

Personal Handphone Service (PHPS)
PHS merupakan teknologi yang dikembangkan dan diimplementasikan di Jepang. Teknologi ini tidak berbeda jauh dari DECT yang juga mengalokasikan 32 Kbps channel untuk menjaga kualitasnya. Teknologi ini difokuskan untuk kepentingan di dalam lingkungan populasi tinggi sehingga coverage area FBR tidak terlalu luas. Biasanya teknologi PHS menempatkan BTS di lokasi sekitar area keramaian, seperti mall, dan perkantoran.

IS-95 CDMA (CDMAone)
CDMAone berbeda dengan teknologi 2G lainnya karena teknologi ini berbasis Code Division Multiple Access (CDMA). Teknologi ini meningkatkan kapasitas sesi peneleponan dengan menggunakan sebuah metode pengkodean yang unik untuk setiap kanal frekuensi yang digunakannya. Dengan adanya sistem pengkodean ini, maka lalu-lintas dan alokasi waktu masing-masing sesi dapat diatur. Frekuensi yang digunakan pada teknologi ini adalah 800 MHz. Namun, terdapat varian lain yang berada di frekuensi 1900 MHz.

Global System for Mobile (GSM)
Teknologi GSM menggunakan sistem TDMA dengan alokasi kurang lebih sekitar delapan pengguna di dalam satu channel frekuensi sebesar 200 KHz per satuan waktu. Awalnya, frekuensi yang digunakan adalah 900 MHz. Pada perkembangannya frekuensi yang digunakan adalah 1800 MHz dan 1900 MHz. Kelebihan dari GSM adalah interface yang lebih bagi para provider maupun para penggunanya. Selain itu, kemampuan roaming antarsesama provider membuat pengguna dapat bebas berkomunikasi.

Perkembangan
Setelah 2G, lahirlah generasi 2,5G yang merupakan pengembangan dari 2 G. 2.5G mengaktifkan layanan kecepatan tinggi transfer data melalui jaringan 2G yang ada ditingkatkan. 2,5G adalah layanan komunikasi suara, sms dan data 153 kbps. Teknologi 2,5 G yang terkenal adalah GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhanced Data for GSM Evolution). Generasi 3 atau 3G merupakan teknologi terbaru dalam dunia seluler. Generasi ini lebih dikenal dengan sebutan WCDMA (Wideband - Coded Division Multiple Access). Kelebihan terletak pada kecepatan transfer data yang mencapai 384 kbps di luar ruangan dan 2 Mbps untuk aplikasi dalam ruangan. 3G menyediakan layanan multimedia seperti internet, video streaming, dan lain-lain. Pengembangan dari 3G adalah 3,5 G yang memiliki kecepatan transfer data 2 mbps. Kini, teknologi yang sedang berkembang di dunia adalah 4G. Teknologi 4G adalah kecepatan data berbasis 802.11b (11 mbps) bahkan 802.11g (54 mbps) dan untuk masa depan 802.11n (115 mbps).

Sistem operasi (bahasa Inggris: operating system ; OS) adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer atau hardware, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi booting.

Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.

Untuk fungsi-fungsi perangkat keras seperti sebagai masukan dan keluaran dan alokasi memori, sistem operasi bertindak sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer, meskipun kode aplikasi biasanya dieksekusi langsung oleh perangkat keras dan seringkali akan menghubungi OS atau terputus oleh itu. Sistem operasi yang ditemukan pada hampir semua perangkat yang berisi komputer-dari ponsel dan konsol permainan video untuk superkomputer dan server web.

Apa itu NFC??

NFC (Near Field Communication) adalah perangkat standard yang memungkin smartphone dan perangkat lain bisa berkomunikasi ketika di dekatkan. NFC bekerja seperti RFID, namun NFC memiliki jangkauan yang lebih pendek dari RFID. Kira-kira kemampuan NFC sekitar 4 inc.

Device yang dilengkapi dengan NFC bisa berkomunikasi dengan perangkat NFC lain yang disebut dengan NFC tags. NFC tags adalah chip tidak mempunyai listrik yang menarik listrik dari sebuah smartphone terdekat atau dari perangkat NFC lainnya. Mereka tidak perlu baterai atau sumber listrik sendiri. Jadi kesimpulannya, NFC datang untuk menggantikan QR code.

Untuk terkoneksi NFC perlu menyatukan atau menempelkan dua perangkat NFC. Misalkan saja kamu memiliki dua smartphone yang mempunyai fitur NFC, ketika kamu menempelkan mereka secara back to back. Jika kamu memiliki NFC tags cukup tempelkan belakang smartphone yang memiliki NFC untuk NFC tag.

Saat ini NFC sudah termasuk dalam banyak smartphone, di Android ada Nexus 4, Galaxy Nexus, Nexus S, Galaxy S III dan HTC One X. Di Windows Phone ada Nokia Lumia Series, HTC Windows Phone 8X dan Blackberry juga memilikinya. Namun sayangnya untuk iPhone masih belum ada.

Apa Kegunaan NFC?

Pembayaran Mobile - Di Amerika, pembayaran menggunakan mobile sudah sangat populer. Jadi NFC bekerja seperti PayPass MasterCard dan MasterCard atau kartu kredit. Jadi sebuah smartphone dilengkapi dengan NFC dan didekatkan pada NFC-enabled payment terminal akan berfungsi sebagai alat pembayaran. Kamu tidak lagi memerlukan Kartu Kredit. Metode NFC seperti Google Wallet. Di San Francisco, NFC digunakan sebagai alat pembayaran parkir.

Pengiriman Data Wireless - Sebuah file dapat di kirim melalui wireless antara dua smartphone yang memiliki teknologi NFC. Seperti smartphone dilengkapi dengan Android Beam, sebuah fitur yang memungkinkan dua smartphone dengan cepat mengirimkan web page, kontak, foto, video atau informasi lainnya. Sentuhkan bagian belakang kedua smartphone dan file akan dikirimkan. Fitur ini juga dimiliki di Blackberry dan Windows Phone.

NFC Tag - Kamu dapat mengatur sebuah setting ketika NFC tag di dekatkan ke smartphone yang memiliki NFC. Contoh, misalkan saja kamu selalu mengatur smartphone dalam mode diam ketika tidur. Kamu bisa mengatur NFC tag sebagai pengaktif mode diam ketika didekatkan ke smartphone. Selain itu kamu bisa mengatur NFC tag sebagai password wireless, jadi ketika teman kamu bermain di rumah dan ingin login wifi, cukup dekatkan smartphone ke NFC tag. Masih banyak contoh lain yang sangat berguna dari NFC tag.

Mendapatkan Informasi - Banyak iklan atau produk sebuah perusahan menggunakan QR code yang berisi informasi. Sekarang teknologi tersebut telah di gantikan oleh NFC, karena pengguna smartphone harus menggunakan kamera terlebih dahulu untuk mendapatkan informasi dari QR code. Ini membutuhkan waktu yang lama dan tidak singkat seperti NFC.

Transit dan Boarding pass - Ketika kamu perbergian menggunakan pesawat, NFC bisa digunakan sebagai Transit dan Boarding pass di bandara. Masih banyak lagi kegunaan NFC.