Articles by "Apple"
Showing posts with label Apple. Show all posts

NETWORKTechnologyGSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE
LAUNCHAnnounced2018, September
StatusComing soon. Exp. release 2018, September 21st
BODYDimensions157.5 x 77.4 x 7.7 mm (6.20 x 3.05 x 0.30 in)
Weight208 g (7.34 oz)
BuildFront/back glass, stainless steel frame
SIMSingle SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by) - for China
- IP68 dust/water resistant (up to 2m for 30 mins)
- Apple Pay (Visa, MasterCard, AMEX certified)
DISPLAYTypeSuper AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Size6.5 inches, 102.9 cm2 (~84.4% screen-to-body ratio)
Resolution1242 x 2688 pixels, 19.5:9 ratio (~458 ppi density)
MultitouchYes
ProtectionScratch-resistant glass, oleophobic coating
- Dolby Vision/HDR10 compliant
- Wide color gamut display
- 3D Touch display
- True-tone display
- 120 Hz touch-sensing
PLATFORMOSiOS 12
ChipsetApple A12 Bionic
CPUHexa-core
GPUApple GPU (4-core graphics)
MEMORYCard slotNo
Internal64/256/512 GB, 4 GB RAM
MAIN CAMERADual12 MP, f/1.8, 28mm, 1/2.55", 1.4µm, OIS, PDAF
12 MP, f/2.4, 52mm, 1.0µm, OIS, PDAF, 2x optical zoom
FeaturesQuad-LED dual-tone flash, HDR (photo/panorama)
Video2160p@24/30/60fps, 1080p@30/60/120/240fps, HDR, stereo sound rec.
SELFIE CAMERASingle7 MP, f/2.2, 32mm
FeaturesHDR
Video1080p@60fps
SOUNDAlert typesVibration, proprietary ringtones
LoudspeakerYes, with stereo speakers
3.5mm jackNo
- Active noise cancellation with dedicated mic
COMMSWLANWi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, hotspot
Bluetooth5.0, A2DP, LE
GPSYes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS
NFCYes
RadioNo
USB2.0, proprietary reversible connector
FEATURESSensorsFace ID, accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer
MessagingiMessage, SMS(threaded view), MMS, Email, Push Email
BrowserHTML5 (Safari)
- Fast battery charging: 50% in 30 min
- Qi wireless charging
- Siri natural language commands and dictation
- iCloud cloud service
- MP3/WAV/AAX+/AIFF/Apple Lossless player
- MP4/H.265 player
- Audio/video/photo editor
- Document editor
BATTERYNon-removable Li-Ion battery
Talk timeUp to 25 h (3G)
Music playUp to 65 h
MISCColorsSpace Gray, Silver, Gold

Dampak Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengobarkan Perang dagang terhadap sejumlah negara rekanan ekspor-impor sepertinys mulai memakan korban di dunia teknologi.

Baru-baru ini Apple mempublikasikan surat yang menyatakan bahwa harga sejumlah gadget buatannya akan mengalami peningkatan. Sepertinya Rencana kenaikan harga tersebut akan terwujud jika pemerintah telah menerapkan tarif baru yang dikenakan terhadap impor barang dari China ke Amerika Serikat. Didalam surat tersebut Apple menyatakan bahwa tarif baru untuk barang impor dari China akan berdampak terhadap “beragam jenis produk” dan material yang dipakai dalam produksi produknya. Ini dikarenakan Apple memang mengandalkan China untuk memproduksi komponen produk-produk buatannya.

Produk Apple yang bakalan terancam mengalami kenaikan harga antara lain arloji pintar Apple Watch, komputer Mac Mini, komponen untuk MacBook, aksesori seperti earphone wireless Airpods dan stylus Apple Pencil.

Kekhawatiran Apple soal kenaikan tarif-tarif ini bakal berujung pada pertumbuhan dan daya kompetisi yang lebih rendah dan harga lebih mahal untuk konsumen AS,” tulis Apple dalam surat bertanggal 5 September tersebut. Seperti yang kita ketahui, kenaikan harga pada produk tentu akan dibebankan kepada konsumen.

Sebenarnya Apple selama ini memiliki margin dan profit yang sangat tinggi sehingga seharusnya bisa menekan sebagian kenaikan harga dari tarif produknya. Pada kuartal lalu saja, Apple bisa mengumpulkan profit hingga 11,5 miliar dollar AS dari 53,3 miliar dollar AS pendapatannya. Apple dengan valuasi lebih dari 1 triliun dollar AS ini memiliki kas dan ekuivalennya senilai 243 miliar dollar AS. Luar biasakan???

Sepertinya Apple merencakan akan mengumumkan update sistem terbarunya di ajang Worldwide Developers Conference pada bulan Juni mendatang. Ya sistem operasi iOs 9 ini akan diberi sebuah nama yang sama seperti dengan OS Mac, sistem operasi tersebut dikabarkan akan dinamakan Monarch.

Sistem operasi terbaru dari Apple ini difokuskan ke dalam pengembangan stabilitas dan performa, memang pada update sebelumnya pada iOS 8 telah mengulik lebih dalam pada perubahan 'over-the-top'. Kemudian terdapat rumor kuat yang diprediksikan pada sistem operasi iOS 9 ini adalah para pengguna iOS nantinya akan memiliki sistem mapping yang lebih mumpuni.

iScholl Guide menginformasikan bahwa iOs 9 akan merombak aplikasi mapping yang nantinya akan dilengkapi dengan tools Coherent Navigation, sebuah startup yang memperkuat performa navigasi beserta GPs yang lebih akurat. selain dari sistem mapping, iOs 9 juga akan melakukan proses redesign untuk Siri.

Tampilan Siri di iOs 9, nantinya dapat dibandingkan dengan tampilan Siri yang terdapat di Apple Watch, selain itu Siri juga akan tampil lebih berwarna yang dapat mencuri perhatian sorotan para fans Apple, yang sama seperti pertama kali diperkenalkan melalui iPhone 4S di tahun 2011 silam.

Pihak representatif Apple mengatakan " Interface Siri belum berubah sama sekali selama beberapa tahun terakhir, tetapi dipastikan bahwa Siri di iOS 9 akan dihadirkan yang mirip dengan Siri yang terdapat di Apple Watch. Siri akan diubah lebih interaktif dan penuh warna sehingga tampil menghibu di iOS 9 nantinya"

Beberapa waktu lalu sempat muncul sebuah video yang memperlihatkan panel depan iPhone 6, ujicoba menunjukkan begitu mudahnya layar tersebut tergores yang membuat banyak pihak sempat kecewa. Namun kabar terbaru mengungkap bahwa seiring berjalannya waktu jumlah pesanan layar safir untuk iPhone 6 tidaklah meningkat.

Bahkan analis mengungkap bahwa jumlah pesanan unit Corning Glass untuk layar iPhone generasi sebelumnya yang dilakukan oleh Apple tidaklah menurun. Analis memprediksi bahwa tampaknya Apple akan menggunakan dua teknologi layar tersebut, dimana kemungkinan layar safir hanya akan digunakan untuk perangkat kelas atas mereka iPhone 6 layar 4.7 inch versi 128GB atau phablet iPhone ukuran 5.5 inch versi 64GB.

via phonearena

Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Apple, kini sistem operasi iOS 7 telah berhasil meraih sekitar 90% pengguna. Angka ini mengalami peningkatan yang relatif kecil, yakni hanya sekitar 3% dibandingkan data yang dirilis Apple pada bulan April yang lalu.

Walaupun terus mengalami peningkatan, sebenarnya telah terjadi perlambatan tingkat adopsi iOS 7, terutama sejak pertengahan bulan Desember yang lalu. Hal ini tampaknya disebabkan karena hampir semua perangkat yang mendukung iOS 7 telah melakukan upgrade. Sedangkan sisanya adalah perangkat yang tertahan di iOS versi lawas.

Sekitar 9% perangkat iOS masih tertahan di sistem operasi iOS 6. Dan sisanya sekitar 2% bahkan terjebak di sistem operasi iOS 5 atau lebih lama lagi. Kemungkinan besar, 2% pengguna iOS 5 atau lebih lama lagi ini adalah pengguna iPhone 3GS ke bawah yang tidak mendukung sistem operasi iOS 6, sehingga mereka pun terpaksa harus terdampar di sistem operasi iOS 5.

via apple
Chip Apple A8 Akan Menjadi Prosessor Mobile Tercepat Di Dunia

Dikabarkan chip prosesor ini bakal menjadi prosesor mobile dengan performa tercepat dunia saat ini. Media Cina yang dikutip dari Softpedia mengatakan Chip prosesor A8 ini akan memiliki kecepatan 2GHz pada tiap corenya. Sehingga prosessor ini mempunyai peningkatan jauh dibandingkan A7 yang mempunyai kecepatan hanya 1,3GHz.

Chip prosessor A7 terdahulu dibuat oleh samsung yang menggunakan teknologi proses 28nm dengan inti dua core CPU berkecepatan 1,3GHz serta GPU quad core. Produksi chip Apple A8, dikabarkan akan produksi oleh TMSC. TMSC juga dikabarkan sudah mulai mengirimkan chip hasil buatannya tersebut kepada Apple.

Chip terbaru ini memiliki fitur perlindungan data sidik jari bernama Secure Enclave yang akan memperkuat Touch ID.

via Softpedia

Belakangan ini Apple terus berusaha untuk tidak terkait ke pihak ketiga dalam sistem operasi buatannya. Kabar terbaru menyebutkan Apple akan menganti Yahoo sebagai penyedia layanan cuaca dengan The Weather Channel di iOS 8.

Kabar ini di sebutkan langsung oleh mantan eksekutif Yahoo David Kenny, yang sekarang menjadi CEO The Weather Channel. Ia menyebutkan ia telah mengembangkan aplikasi untuk iOS semenjak memegang jabatan di The Weather Channel.

Sebenarnya untuk mendapatkan data cuaca Yahoo juga menggunakan informasi dari The Weather Channel. Berarti dengan mengantikan yahoo dengan The Weather Channel, apple langsung menarik data dari sumbernya. Kabar lain menyebutkan Yahoo juga dicabut dari layanan penyedia informasi saham iOS 8.

via neowin

Disaat benyaknya beredar bocoran-bocoran iPhone 6, dilaporkan Perusahaan Rekanan Apple tengah mempersiapkan pekerja sekitar 100.000 orang.

Dikutip dari udn.com, Foxconn sebagai perusahaan rekanan dalam merakit produk Apple, tengah mempersiapkan 100.000 pekerja baru untuk meningkatkan produksi iPhone 6. Pegatron, yang juga sebagai mitra kerjasama Apple juga tengah mempersiapkan pekerja dalam merakit iPhone. Penambahan pekerja ini untuk antisipasi melambungnya permintaan iPhone 6.

Dikabarkan juga, Foxconn diminta untuk memproduksi sekitar 70% pesanan iPhone 6 yang akan dimulai bulan Juli 2014. Kita tunggu saja apakah banyak konsumen yang tertarik dengan iPhone 6 ini.

via udn.com, 9to5mac

Apple tampaknya menambahkan fitur lain dalam iPhone mendatang, yaitu sensor barometrik. Informasi ini digali dari Xcode 6 dan iOS 8 yang menyertakan kode pemrograman baru yang mengikutsertakan kemampuan pengukuran ketinggian. Selain itu juga ada referensi di iOS 8 yang menyebutkan tentang sensor tekanan di lingkungan sekitar.

Saat ini sudah ada beberapa aplikasi yang tersedia di App Store yang memanfaatkan fitur ketinggian namun referensi baru dalam Xconde dan iOS 8 menunjukkan kemungkinan adanya hardware baru dari Apple. Saat ini pengukuran ketinggian biasanya dilakukan menggunakan GPS yang memperkirakan ketinggian suatu tempat berdasarkan peta satelit yang sudah ada.


Fitur ini telah diujicoba oleh seorang developer pada iPhone 5s dan hasilnya negatif atau tidak berfungsi. Oleh karena itu, fitur ini kemungkinan baru akan bisa dipakai di produk baru yang sedang disiapkan Apple seperti iPhone 6, iPad baru, atau mungkin saja iWatch.

Rumor sebelum ini pernah menyebutkan adanya kemungkinan sensor kelembaban udara. Sensor ini akan menjadi bagian dai co-prosesor M8 pada iPhone 6. Co-processor ini akan menjadi komponen dalam chip A8 yang akan tetap digunakan namun lebih efisien dan lebih irit baterai.

Sebuah sumber dari Apple juga menyebutkan bahwa perusahaan sedang mengerjakan versi pembaruan dari aplikasi Compass yang menyertakan penjejakan ketinggian. Oleh karena itu bisa jadi aplikasi Compass ini akan memanfaatkan fitur sensor baru yang disiapkan.

Sensor barometer sebenarnya juga sudah dipasang pada smartphone lain yaitu jajaran Samsung Galaxy dan Nexus. Namun demikian hingga saat ini penggunaan sensor tersebut belum banyak dimanfaatkan seperti halnya GPS yang sudah jamak digunakan.

via 9to5mac